Karakteristik Pasangan Infertil di BLU RS Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar

Penulis

  • M. Hamsah Universitas Muslim Indonesia
  • Nasruddin AM Universitas Muslim Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33096/gmj.v1i1.15

Kata Kunci:

Karakteristik, pasangan infertil, faktor risiko

Abstrak

Latar belakang : Infertilitas adalah ketidakmampuan untuk hamil setelah 12 bulan hubungan seksual yang sering tanpa kontrasepsi. Dimana infertilitas  dapat dipengaruhi oleh karakteristik dari kedua pasangan.

Tujuan : Menganalisa karakteristik pasangan infertil di BLU RS Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Metode : Penelitian ini merupakan survei analitik dengan pendekatan retrospektif di BLU RS Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar.. Variabel yang diteliti adalah umur, pekerjaan, pendidikan, dan asal rujukan. Data dari sampel pasien diolah dan dianalisis dengan bantuan komputerisasi.

Hasil : Terdapat 90 (91,8%) kasus pasangan infertil primer dan 8 (8,2%) kasus pasangan infertil sekunder. Diagnosis terbanyak yang mengikuti kejadian infertil adalah tumor uterus (35,7%) dan endometriosis (29,6%). Pada variabel umur, pekerjaan, dan pendidikan bermakna dalam kasus infertilitas dengan nilai p < 0,05. Sedang asal rujukan tidak bermakna dengan nilai p = 0,096. Kisaran risiko infertilitas besar pada variabel pekerjaan, dimana isteri (OR 3,012; CI 95% = 1,639 – 5,536) dan suami (OR 36,00; CI 95% = 8,628 – 150,216).

Kesimpulan : Analisis karakteristik menunjukkan bahwa pasangan infertil yang bekerja memiliki faktor risiko terbesar mengalami infertilitas.

 

Unduhan

Diterbitkan

2019-12-01

Terbitan

Bagian

Original Article