Penatalaksanaan Anestesi pada Pasien Labiognatopalatoschizis dengan Tetralogy of Fallot

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Muh. Wirawan Harahap
Wahyudi

Abstract

Telah dilaporkan sebuah kasus general anestesi dengan teknik GA intubasi pada operasi labioplasty pasien pediatri dengan diagnosis labiognatopalatoschizis dengan TOF pada anak umur 8 bulan. Operasi berjalan selama 1 jam dengan pemberian premedikasi sulfas atropin 0,1 mg, midazolam 0,5 mg. Preemptive analgesia diberikan Fentanyl 15 mcg, induksi dengan ketamin 15 mg, pemeliharaan durante operasi menggunakan O2 60 %, Sevoflurane 2-2,5 vol %, fentanyl 4 mcg/jam/sp. Teknik anestesi dengan General Anesthesia Intubasi, ETT ID no. 3 mm. Target manajemen anestesi pada TOF untuk mencegah  shunt dari kanan ke kiri yang dipengaruhi oleh, 1. Penurunan resistensi vaskuler sistemik, 2. peningkatan vaskuler paru, 3. peningkatan kontraktilitas jantung, dapat tercapai sehingga selama operasi hemodinamik stabil. Postoperasi pasien tampak tenang dan tidak kesakitan. Selama 1 Jam di ruang pulih (recovery room) dengan hemodinamik stabil dan saturasi 97-99 %

##plugins.themes.academic_pro.article.details##